Awali Project Bawaslu Mengajar, Ketua dan Kepsek Teken MoU
|
Project Bawaslu Mengajar ini akan berlangsung selama satu semester yakni semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Sesuai jadwal mengajar yang disepakati, Bawaslu Lembata mengajar pada minggu pertama setiap bulan. Dalam kesempatan perdana, Tim Bawaslu Lembata yang hadir adalah Ketua Thomas Febry Bayo Ala, Anggota/Kordiv Hukum Pencegahan Parmas dan Humas Muhammad Rifai serta Staf Divisi HP2MHM (Uran Koban, Alwan Arakian, Arnol Wua).
Edukasi kepemiluan yang dilakukan Bawaslu Lembata pada masa non tahapan ini sasarannya adalah pemilih pemula, melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan menengah atas, yang mana banyak terdapat pemilih pemula yang mungkin pernah mengikuti Pemilu/Pemilihan sebelumnya dan bahkan baru memasuki usia pemilih.
Mengapa Bawaslu Lembata memilih lembaga pendidikan menengah atas? Bawaslu Lembata menyadari pemilih pemula yang cukup banyak dan secara kelembagaan terorganisir secara baik di lembaga pendidikan. Hal ini sangat memudahkan Bawaslu Lembata untuk mengedukasi pemilih pemula ini secara sistematis dan terkontrol dengan mengajar pada rombongan belajar yang telah ditentukan yakni kelas XII (sudah memasuki usia Pemilih).
Thomas Febry Bayo Ala selaku Ketua yang mewakili lembaga Bawaslu Lembata sebelum penandatanganan MoU dan menyerahkan kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Nubatukan menyampaikan terima kasih kepada Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Nubatukan bersama jajaran yang sudah menerima kehadiran Bawaslu Lembata di Lembaga pendidikannya.
“Terima kasih banyak karena kami diterima di sini, dari sisi materil tidak banyak yang kami kontribusikan, namun kami datang membagi ilmu kepemiluan bagi sahabat Bawaslu (pemilih pemula). Kita terus bangun koordinasi, mohon dukungannya selama program Bawaslu Mengajar berlangsung”. Tandas Febry.
Febry juga menyampaikan terkait edukasi dan sosialisasi yang gencar dilakukan Bawaslu Lembata dimasa non tahapan ini. Selain di lembaga pendidikan juga kepada kelompok masyarakat serta unsur pemerintah terkait.
Sementara Muhammad Rifai mengutarakan terkait kerja sama yang dibangun Bawaslu Lembata bersama lembaga pendidikan. Dia menyampaikan selain SMA Negeri 2 Nubatukan, Bawaslu Lembata juga mengajar di SMA Negeri 1 Nubatukan serta SMA Swasta PGRI Swastika Lewoleba pada tahun ajaran ini.
“Kami pada tahun sebelumnya juga membangun kerja sama dengan SMATER Don Bosco Lewoleba dalam program Bawaslu Goes to School. Sedangkan tahun ini, selain disini kami juga mengajar di SMA 1 Nubatukan dan PGRI Lewoleba sesuai jadwal yang telah disepakati. Kami akan lanjutkan program seperti ini dengan menyasar pemilih pemula di lembaga pendidikan lain di tahun-tahun mendatang”. Tekad Rifai.
Selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Nubatukan, Cletus Laba, S.Pd menyambut baik kehadiran Bawaslu Lembata. Beliau menggambarkan terkait tugas untuk mencerdaskan bangsa melalui lembaga pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
“Mewakili lembaga, Kami menyambut baik ide positif ini. Kita mempunyai 1 (satu) tujuan yakni sukseskan demokrasi. Anak-anak kita harus persiapkan mereka sedini mungkin terkait informasi kepemiluan sehingga kelak mereka terjun ke masyarakat tentunya sudah ada ilmu yang mereka bawah”. Katanya.
…………………………………………..……………..…….Mengajar Perdana………..……….……………………………………………
Dalam mengajar perdana ini, Ketua, Anggota serta Staf Bawaslu Lembata mengisi 1 (satu) rombongan belajar kelas XII dengan materi yang disampaikan berkaitan dengan pengenalan kelembagaan serta konsep dasar Pemilu/Pemilihan dan demokrasi.
Febry dalam pemaparan materi mengajak peserta didik untuk selalu proaktif dalam proses belajar mengajar. Dia sekali lagi menyampaikan terkait kehadiran Bawaslu Lembata yakni membagi ilmu kepemiluan untuk pemilih Pemula. Febry mengharapkan agar orang mudah selalu selektif dalam mengkonsumsi informasi yang berseliweran di media sosial karena arus informasi begitu deras di era serba digital.
“Orang Muda adalah harapan bangsa, tulang punggung masa depan bangsa. Untuk itu teruslah belajar yang salah satunya berkaitan dengan kepemiluan. Kita harus tahu tentang apa itu Pemilu maupun Pemilihan. Selalu terlibat aktif dalam mengawal proses Pemilu/Pemilihan dengan cara kita masing-masing”. Ajak Ketua.
Terlibat dalam mengajar pada rombongan belajar perdana ini juga, Staf Bawaslu Lembata Yanuarius Uran Koban. Uran secara intim membangun semangat anak-anak untuk mengenal lebih dalam dunia demokrasi melalui pendekatan mengajar tematik dengan mengkolaborasikan permainan yang bersentuhan dengan dunia kepemiluan.***
Penulis dan Foto : Alwan Arkian & Tata Nano
Editor : Uran Koban