Bawaslu Lembata Awasi 6 Pasangan Calon Tarik Nomor Urut
|
Lewoleba, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lembata mengawasi langsung Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lembata Tahun 2024 di Halaman Depan Kantor KPU Kabupaten Lembata, Senin 23 September 2024.
Rapat pleno dipimpin langsung oleh ketua KPU Kabupaten Lembata, Hermanus Haron Tadon dan dihadiri enam pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lembata didampingi tim pemenang serta partai pendukung masing-masing, diawasi langsung oleh anggota Bawaslu Kabupaten Lembata, Indah Purnama Dewi didampingi staf Markus Hami.
Enam pasangan calon yang hadir dalam pengundian nomor ini sehari Sebelumnya ditetapkan oleh KPU lembata setelah menerima pendaftaran, verifikasi administrasi, perbaikan administrasi, verifikasi administrasi perbaikan dan klarifikasi keabsahannya.
Setelah rapat pleno terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, KPU Lembata langsung mengumumkannya.
Berikut hasil undian nomor urut untuk ke-6 pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Lembata:
- Nomor Urut 1: Yeremias Ronaldi Sunur - Lukas Lipataman;
- Nomor urut 2: Thomas Ola - Gaudensius Huar Noning;
- Nomor Urut 3: Viany K. Burin - Paulus Doni Ruing;
- Nomor Urut 4: P. Kanisius Tuaq - Muhamad Nasir;
- Nomor Urut 5: Marsianus Jawa - Paskalis Laba;
- Nomor Urut 6: Simon Lake - Marsianus Zada Ua.
Dengan ditetapkannya pasangan calon dan penarikan nomor urut maka Pemilihan Tahun 2024 di Kabupaten Lembata sebanyak 6 pasangan calon menjadi peserta dalam kontestasi Pilkada Lembata.
Sebagai puncak dari kegiatan yakni penandatangan deklarasi kampanye damai oleh KPU Lembata, Bawaslu Lembata, Penjabat Bupati Lembata oleh Paskalis Ola Tapobali, Para Calon Bupati dan Wakil Bupati Lembata, Forkompimda, F-KUB dan Pemantau Pemilihan.
"Mewakili ribu ratu masyarakat Lembata, leluhur dan lewotana leu au Lembata menitip pesan kepada kita semua khususnya pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Tim sukses dan para partai pengusung, ASN dan seluruh masyarakat Lembata agar teruslah menebar kedamaian dan kesantunan dalam seluruh tahapan Pilkada ini" Ajak Paskal Tapobali.
Paskal menegaskan Pilkada Lembata harus demokratis, penuh dengan kejujuran dan keadilan sehingga dapat menghasilkan pemimpin daerah 5 tahun ke depan yang mengayomi, berdedikasi, mencintai tanpa ruang dan waktu.
"Kita jangan memobilisir ASN, TNI/Polri dan Penyelenggara Pemilihan dalam setiap tahapan Pilkada. Biarlah jualan Visi, Misi dan Program inovasi kitalah yang dikompetisikan secara merdeka merebut hati masyarakat pemilih" Lanjut Paskal Tapobali.
Ham/AA_HBL