Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lembata Awasi Pleno DPB Triwulan 1 Tahun 2026, Pemilih Lembata Turun 1.035

Bawaslu Lembata Awasi Pleno DPB Triwulan 1 Tahun 2026

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Lembata mengawasi jalannya Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan 1 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Lembata

Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_Bawaslu Kabupaten Lembata Pada Selasa, 31 Maret 2026 melakukan pengawasan Pleno Rekapitulasi Terbuka Daftar Pemilih Berkelanjutan untuk Triwulan 1 (Januari – Maret) Tahun 2026 oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lembata.

Hadir dalam Pleno tersebut Ketua bersama Anggota, Sekretaris, Kasubag Rendatin, dan Operator Sidalih KPU Lembata. Dari Bawaslu Kabupaten Lembata oleh Ketua Thomas Febry Bayo Ala dan Anggota Muhammad Rifai dan Indah Purnama Dewi serta Staf Sekretariat.

Sementara dinas/badan/lembaga lainnya terkait yang hadir yakni Sekretaris Dinas Kependududkan dan Pencatatan Sipil serta Kepala Bidang urusan politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lembata.

Rapat dibuka langsung oleh Ketua KPU Lembata Hermanus Haron Tadon. Dikesempatan tersebut Herman Tadon menyampaikan terima kasih atas kehadiran serta keterlibatan semua dalam proses pemutakhiaran data pemilih triwulan 1 tahun 2026 sampai pada pleno hari ini.

Terkait pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan ini kata Herman, merupakan agenda nasional yang dilaksanakan pada masa non tahapan yang wajib dilaksanakan oleh penyelenggara teknis yang tentunya diawasi oleh Bawaslu bersama jajaran. Jelas Herman bahwa data yang menjadi dasar pemutakhiran oleh KPU Lembata yakni berasal yang diturunkan KPU kepada KPU Lembata melalui KPU Provinsi NTT hasil sinkronisai DP4 dan DPT terakhir. Katanya untuk Kabupaten Lembata sebanyak 7.270 data turunan yang masuk kategori pemilih baru, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) dan pemilih ubah data untuk semester 1 tahun 2026.

Penyerahan BA Pleno

Selanjutnya selaku Kepala Divisi Rendatin KPU Lembata Indris Beda memaparkan hasil pemutakhiaran data pemilih untuk triwulan 1 tahun 2026 selama bulan januari sampai maret. Dalam paparannya pemilih Lembata mengalami penurunan sebanyak 1.035 dari daftar pemilih hasil pleno triwulan 4 tahun 2025 sebanyak 110.911 dikurangi pemilih TMS sebanyak 1.753 ditambah pemilih baru sebanyak 718 sehingga total pemilih Kabupaten Lembata yang ditetapkan pada pleno rekapitulasi triwulan 1 tahun 2026 sebanyak 109.876. 

Terhadap hasil paparan KPU Kabupaten Lembata, selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Lembata Thomas Febry menyampaikan bahwa Bawaslu Lembata menerima hasil pleno triwulan 1 tahun 2026 dengan jumlah pemilih yang ditetapkan sebanyak 109.876.

Dalam pleno ini juga, Ketua mengajak agar kolaborasi antara Bawaslu Lembata, KPU Lembata, Dinas Dukcapil Lembata dan Pemdes/Kelurahan se – Kabupaten Lembata untuk mempercepat proses perekaman KTP-el bagi pemilih potensial baru sebagai langkah persiapan pemilih pada Pemilu 2029 mendatang.

”Perlu kerja kolabratif dari kita semua agar data pemilih kita lebih akurat, komprehensif dan mutakhir. Bawaslu, KPU, Dukcapil, Pemerintah Desa/Kelurahan dan stakeholder lainnnya harus saling mendukung untuk proses data pemilih secara berkelanjutan”. Ajak Ketua Bawaslu Lembata.

Kegiatan Pleno ditutup Foto Bersama

Febry juga menyampaikan kerja-kerja penyelenggara pada masa non tahapan ini yakni pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan, pemutakhiaran data parpol, pemetaan dapil dan alokasi kursi, PAW, penguatan internal kelembagaan, pengembangan ekosistem pengawasan partisipatif serta membangun advokasi berkelanjutan dan memperluas jejaring kemitraan.

Harapan juga disampaikan oleh Sekretaris Dukcapil Lembata dan Kabid urusan politik Kesabangpol Lembata untuk terus memnbangun kerja sama dalam persiapan Pemilu dan Pemilihan mendatang. 

*Salam_Awas*

 

Penulis dan Foto: Alwan Arakian dan Amaraya/Lamawuran

Editor: Humas Bawaslu Lembata