Bawaslu Lembata Gelar FGD Lagi, Masyarakat Tapobali dan Bour Soroti Tahapan Pemilu/Pemilihan dan Edukasi Politik
|
Lewoleba_Humas Bawaslu Lembata, Bawaslu Kabupaten Lembata kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama perwakilan masyarakat Desa Tapobali Kecamatan Wulandoni dan Desa Bour Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata, Sabtu (05/07).
Kegiatan FGD yang dilakukan pada pagi hari di Desa Tapobali dan sore berlangsung di Desa Bour ini, perwakilan masyarakat kedua desa menyoroti terkait beberapa tahapan Pemilu/Pemilihan serta pentingnya edukasi politik kepada pemilih.
Mereka (para tokoh) menyampaikan terkait kampanye yang dilakukan peserta Pemilu/Pemilihan sering tidak tepat waktu sesuai undangan. Hal ini sangat berpengaruh terhadap materi kampanye tidak disampaikan tuntas karena keterbatasan waktu.
Sedangkan terhadap edukasi politik, kepada Bawaslu dan KPU masyarakat berharap lebih banyak untuk melakukan sosialisasi agar harapan akan Pemilu dan Pemilihan berjalan sukses tercapai.
Ketua Bawaslu Lembata, Thomas Febry Bayo Ala kepada Kepala Desa, Perangkat Desa, Para Tokoh di kedua desa, menjelaskan terkait kehadiran Tim Bawaslu Lembata dalam kegiatan FGD ini.
"Apresiasi sebesar-besarnya kepada Kepala Desa, perangkat desa, tokoh pemuda dan masyarakat yang telah menerima kehadiran kami. Maksud dan tujuan kehadiran kami yakni berkaitan dengan riset yang sedang kami lakukan. Harapan dalam diskusi kita hari ini bisa menjadi input buat kami penyelenggara untuk perbaikan kedepannya". Jelas Febry.
Lanjut Febry dalam penjelasannya, menguraikan terkait pelaksanaan tahapan Pemilu/Pemilihan baik penyelenggara, peserta, pemilih dan unsur lainnya yang berkepentingan tetap mengacu pada regulasi yang mengatur. Dia juga menjelaskan beberapa langkah pencegahan dilakukan Bawaslu Lembata dalam pengawasan serta membangun kerja sama bersama mitra terkait untuk mendukung proses pelaksanaan Pemilu/Pemilihan.
Anggota Bawaslu Lembata, Indah Purnama Dewi dalam FGD ini, menyampaikan terima kasih atas masukan atau pendapat semua tokoh yang hadir.
"Terhadap semua pendapat yang disampaikan akan menjadi perhatian bagi kami untuk lakukan perbaikan, baik untuk penyelenggara bersama jajaran adhoc dan untuk peserta Pemilu akan kami koordinasikan lebih lanjut". Tandas Indah Dewi.
Terkait edukasi politik, Antonius Irenaeus Lanang selaku Koordinator Sekretariat Bawaslu Lembata menggambarkan terkait peran penting partai politik dalam melakukan edukasi.
"Bawaslu Kabupaten Lembata sendiri sudah melakukan pendidikan politik namun tidak secara menyeluruh, karena terikat pada peraturan yang ada. Partai politik harus mempunyai peran penting dalam memberikan pendidikan politik". Ujarnya.
Sementara terkait Kehadiran Bawaslu Lembata, Agustinus Bala Ledun selaku Kepala Desa Tapobali menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran Tim Bawaslu Lembata.
"Mewakili seluruh masyarakat desa, kami bangga, kami senang karena Tim Bawaslu datang ke desa ini. Kami bisa mengeluarkan keluh kesah atas Pemilu/Pemilihan kemarin. Harapan kami Pemilu dan Pemilihan yang akan datang lebih baik dari sebelumnya". Demikian Gusti Ledun.
Dari Desa Bour, Konradus T. Sura selaku Kades mengucapkan terima kasih atas hadirnya Bawaslu Lembata untuk berdiskusi secara langsung dengan warga Bour.
"Terima kasih atas hadirnya Bawaslu Lembata di desa kami, Pak Ketua bersama Tim selamat datang. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih karena mau hadir di desa, mendengarkan keluh kesah masyarakat. minta maaf karena tidak semua masyarakat kami libatkan dalam kegiatan ini, hanya perwakilan dari para tokoh". Kata Kon Sura.
Penulis dan Foto : Alwan Arkian dan Tata Nano
Edirot : Tata Nano