Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu NTT Tos Kopi Barista Bersama Bawaslu Kabupaten/Kota

Zoom Kopi Barista

Bawaslu Provinsi NTT Gelar TOS KOPI BARISTA (Temu Obrol Santai Barisan Penyelesaian Sengeketa) bersama 22 Bawaslu Kabupaten/Kota se – Nusa Tenggara Timur

Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar TOS KOPI BARISTA (Temu Obrol Santai Barisan Penyelesaian Sengeketa) bersama 22 Bawaslu Kabupaten/Kota se – Nusa Tenggara Timur, Senin (30/3/2026).

Ngobrol Santai ini berkaitan dengan evaluasi terhadap hukum dan penyelesaian sengketa oleh Bawaslu Kabupaten/Kota pada Pemilu/Pemilihan sebelumnya serta merumuskan kebijakan dan langkah ke depan dalam pengawasan, pencegahan serta penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa.

TOS KOPI BARISTA via zoom tersebut dibuka oleh Ketua Bawaslu NTT Nonato Da Purificacao Sarmento. Dalam sambutannya, Ketua menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah sebelumnya di kabupaten/kota mengalami dinamika di lapangan sangat beragam, sehingga upaya penguatan kapasitas sangat penting, baik melalui penguatan kelembagaan, orientasi tugas, maupun pembekalan normatif kepada jajaran sekretariat di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

“Proses yang kita hadapi dalam penyelenggaraan pengawasan dan penyelesaian sengketa tentu bersifat sangat dinamis. Perbedaan kepentingan serta potensi konflik adalah sesuatu yang tidak dapat kita hindari. Dalam konteks ini, jajaran di tingkat bawah memiliki peran yang sangat strategis sebagai garda terdepan, tidak hanya dalam mengelola dinamika tersebut, tetapi juga memastikan bahwa seluruh proses berjalan secara adil, transparan dan berkeadilan”. Tegas Nato.

Lanjut Nato bahwa tindak lanjut ke depan harus difokuskan pada penguatan internal, peningkatan kesiapan teknis, serta konsistensi dalam menjalankan prosedur yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa seluruh proses pengawasan dan penyelesaian sengketa berjalan lebih efektif, profesional, dan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan.

Zoom ini juga Anggota Bawaslu NTT menyampaikan beberapa penegasan dan harapan dalam penerapan hukum Pemilu/Pemilihan serta prosses penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa. Selaku Kordiv yang membidangi hukum dan penyelesaian sengketa Bawaslu NTT, Magdalena Yuanita wake menekankan terkait pentingnya kegiatan TOS KOPI BARISTA ini.

Zoom Kopi Barista

“Diskusi ini penting karena provinsi akan menghimpun usulan dari kabupaten/kota, baik berupa isu maupun tema-tema strategis yang memang menjadi kebutuhan di daerah. Tema-tema penting ini berkaitan langsung dengan kebutuhan nyata, khususnya di kabupaten/kota yang hingga saat ini masih menghadapi berbagai persoalan yang belum tersolusikan. Tema yang diusulkan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan merupakan refleksi dari persoalan riil di lapangan yang perlu mendapatkan perhatian dan solusi bersama”. Ungkap Nita Wake.

Harapannya terkait proses ini dapat menghasilkan rumusan tema dan rekomendasi yang benar-benar menjawab kebutuhan daerah, serta menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Dia juga mengajak setiap Bawaslu Kabupaten/Kota menyusun usulan tema hingga pendalaman kajian, agar hasil yang dicapai benar-benar berkualitas dan berdampak.

Sementara menurut Amrunur Muh. Darwan selaku Kordiv P2H terkait Kegiatan Tos Kopi Barista ini adalah sebuah inovasi yang menarik. Katanya kegiatan ini sederhana, dekat dengan keseharian kita dan mungkin karena kita semua penikmat kopi, namun di balik itu terdapat makna yang kuat, yaitu ruang belajar yang santai tetapi tetap substansial.

“Saya mengapresiasi inisiatif dari Koordinator Divisi yang telah menggagas kegiatan ini. Karena pada dasarnya, kegiatan seperti ini sangat penting dalam mengasah kemampuan kita, khususnya dalam penegakan hukum pemilu dan penyelesaian sengketa. Dalam masa non-tahapan seperti sekarang ini, kita memang dituntut untuk tetap produktif, salah satunya melalui penguatan kapasitas. Divisi SDM telah menggagas konsep Bawaslu Pembelajar dan saya melihat bahwa semangat Tos Kopi Barista ini sejalan dengan itu. dalam forum seperti ini, kita bisa saling berbagi pengalaman, berdiskusi, mencari solusi serta merefleksikan berbagai kasus yang pernah ditangani”. Demikian pendapat Amrunur.

Selaku Kepala Sekretariat, Ignas Jani juga dalam kesempatan tersebut menyampaikan dukungan sekretariat dalam pelaksanaan pengawasan, pencegahan, penanganan pelanggaran serta penyelesaian sengeta. Sebagai Sporting System Dia mengajak seluruh jajaran sekretariat baik Bawaslu Provinsi NTT maupun Bawaslu Kabupaten/Kota se – NTT untuk terus memberikan dukungan kepada Komisioner dalam melaksanakan tugas, fungsi serta wewenangnya.

Zoom Kopi Barista

Kegiatan Zoom TOS KOPI BARISTA ini, Bawaslu Kabupaten Lembata hadir Ketua Thomas Febry Bayo Ala bersama Anggota Indah Purnama Dewi dan Muhammad Rifai serta staf P3S dan Hp2H.

Selaku Ketua, Febry dalam zoom tersebut menyampaikan pentingnya membangun kemitraan strategis dalam mendukung pelaksanaan pengawasan, pencegahan, penanganan pelanggaran serta penyelesaian sengketa. Menurutnya setiap Kabupaten/kota di NTT memiliki topografi daerah yang berbeda sehingga harus membangun kerja sama dengan pihak pemerintah. Menurutnya indeks kerawanan Pemilu tidak hanya pada dimensi sosial politik, penyelenggaraan, kontestasi dan partisipasi tetapi juga disertakan dimensi khusus untuk kebencanaannya.

*Salam_Awas*

 

Penulis dan Foto: Lamawuran /Tokan dan T@ta Nano

Editor: Humas Bawaslu Lembata