Gelar FGD, Bawaslu Lembata Sambangi Masyarakat Desa Pada
|
Lewoleba_Humas Bawaslu Lembata, Bawaslu Kabupaten Lembata kali ini menyambangi Desa Pada Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata dalam rangka melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama perwakilan masyarakat. Kegiatan ini bertempat di Kantor Desa Pada, Selasa (07/07).
FGD ini dilakukan dalam rangka mendukung proses riset. Bawaslu Kabupaten Lembata hadir dan berdiskusi langsung dangan masyarakat Desa Pada guna menggali dan mendapatkan informasi berkaitan dengan proses pelaksanaan Pemilu/Pemilihan 2024 lalu yang telah dialami langsung oleh masyarakat.
Pelaksanaan Pemilu/Pemilihan tentunya melibatkan seluruh elemen termasuk masyarakat Desa Pada, yang mana mungkin mengalami langsung baik itu mendengar, melihat dan bisa juga terlibat dalam hal-hal yang secara regulasi dilarang namun luput dari pengawasan, sehingga momentum ini sebagai evaluasi dan input bagi penyelenggara di Pemilu/Pemilihan yang akan datang.
Thomas Febry Bayo Ala selaku Ketua Bawaslu Lembata dalam arahannya, meminta agar semua perwakilan masyarakat yang hadir tak sungkan memberikan pendapat dan usul saran kepada penyelenggara terhadap proses pelaksanaan Pemilu/Pemilihan sebelumnya untuk menjadi perhatian dan perbaikan dalam pelaksanaan Pemilu/Pemilihan kedepannya.
“Hari ini Bawaslu Lembata hadir lebih dekat dengan masyarakat guna berdiskusi, evaluasi dan sama-sama bersepakat untuk tujuan yang sama yakni perbaikan terhadap pelaksanaan Pemilu/Pemilihan yang akan datang. Kualitas demokrasi kita dari waktu ke waktu harus mengalami peningkatan, dalam hal ini Pemilu/Pemilihan kita bebas dari kecurangan. Masyarakat adalah pemilik konstitusi, kita sendiri menentukan nasib bangsa dalam 5 (lima) tahun ke depan, partisipasi masyarakat memang sangat dibutuhkan guna memastikan pelaksanaannya sesuai dengan regulasi yang mengatur”. Tandas Febry.
Bayo Ala juga menggambarkan terkait riset Bawaslu Lembata yang melibatkan masyarakat guna memperoleh informasi-informasi terkait pelaksanaan Pemilu/Pemilihan di wilayah masing-masing. Dia mengajak masyarakat yang hadir untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan proses pelaksanaan tahapan Pemilu/Pemilihan, baik terhadap kerja penyelenggara maupun keterlibatan masyarakat dalam pengawasan serta kendala-kendala yang dialami masyarakat.
Hal yang sama juga digambarkan Antonius Irenaeus Lanang yang adalah Koordinator Sekretariat Bawaslu Lembata. Dia meminta semua yang hadir untuk menyampaikan isi hati yang sebenarnya terkait Pemilu/Pemilihan yang berlangsung ketika itu yang melibatkan penyelenggara, peserta, masyarakat sebagai pemilih serta pemerintah sebagai pemilik wilayah.
“Politik itu adalah gerbang pembangunan sehingga butuh keterlibatan kita semua. Yang kita sampaikan hari ini merupakan kenyataan yang kita alami. Kita mesti jujur untuk menyampaikan agar kami sebagai penyelenggara juga mengetahuinya. Berani menyampaikan berarti kita memberikan andil kita dan perhatian kita untuk demokrasi kedepan yang lebih baik.” Ungkap Aries .
Sebagai pimpinan di desa, Kepala Desa Pada Karolus Kopong Payong mengajak semua masyarakat yang hadir untuk menyampaikan proses Pemilu/Pemilihan telah berlangsung di Desa Pada. Kopong Payong juga menggambarkan terkait dukungan Pemerintah Desa Pada dalam Pemilu/Pemilihan 2024.
“Terima kasih atas kehadiran kita semua. Selaku Pemerintah Desa, kami terus memberikan dukungan terhadap hajatan demokrasi di desa ini. Kita semua mempunyai kewajiban yang sama untuk menyukseskan demokrasi. Bapa Mama semua bisa berikan saran kepada Bawaslu, mudah-mudahan Pemilu/Pemilihan kita yang akan datang terus mengalami perubahan”. Katanya.
Sementara dalam diskusi berlangsung, ada beberapa harapan masyarakat diantaranya berkaitan dengan data pemilih, harapan terhadap partai politik, pelaksanaan kampanye, pengkapasitasan terhadap saksi dan penyelenggara tingkat adhoc, pihak-pihak yang dilarang dalam politik praktis serta evaluasi pasca pelaksanaan Pemilu/Pemilihan. ***
Penulis dan Foto : Alwan Arkian dan Tata Nano
Editor : Uran Koban