Kickoff Ngabuburit Pengawasan, Bagja Tegaskan Tujuan Berdemokrasi Tidak Boleh Gunakan Cara Tidak Halal
|
Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_ Tujuan berdemokrasi tidak boleh gunakan cara tidak halal, melalui Ngabuburit Pengawasan, mari kita rekfleksikan tugas dan kewajiban kita. Nikmati setiap proses yang kita lakukan, mari kita saling memberi kritik dan saran demi kebaikan lembaga kita. Demikian ajakan Ketua Bawaslu Ri Rahmat Bagja ketika membuka Kickoff Ngabuburit Pengawasan, Senin (23/02/2026) pada pukul 16.00 WIB atau 17.00 WITA.
Bawaslu pada setiap tingkatan seluruh Indonesia hadir untuk ikut Kickoff ini via daring sebelum melakukan kegiatan serupa pada Provinsi dan Kabupaten/Kota masing-masing mulai tanggal Kickoff yakni 23 Februari sampai 13 Maret 2026 selama bulan Ramadan guna meningkatkan literasi, kesadaran dan partisipasi publik dalam pengawasan Pemilu.
Bawaslu Kabupaten Lembata yang hadir dalam kickoff ini yakni Ketua, Anggota, Koordinator serta Staf Sekretariat. Untuk Kabupaten Lembata terhadap kegiatan ini sudah tersusun dalam timeline kegiatan dan akan segera dieksekusi pasca kickoff ini sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan.
Ngabuburit Pengawasan yang merupakan diskusi kepemiluan menjelang buka puasa ini bertujuan untuk memperkuat spirit kelembagaan Bawaslu. Tentunya dalam diskusi dimaksud peserta dan narasumber kegiatan tidak hanya dari Bawaslu namun melibatkan pihak eksternal untuk berkolaborasi. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai ruang diskusi santai namun bermakna untuk menyerap aspirasi masyarakat, mensosialisasikan aturan kepemiluan serta memperkuat kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dalam menjaga integritas demokrasi dengan pendekatan yang lebih religius dan inklusif.
Dalam sambutan, Bagja menjelaskan bahwa kehadiran Bawaslu menurut pembuat undang-undang bertugas mengawasi setiap proses demokrasi yakni tahapan Pemilu dan Pemilihan, sehingga tidak boleh mencederai prosesnya dengan hal-hal haram. Kehadiran kita mengawal proses yang dilakukan KPU dan partai politik.
“Semoga spirit kelembagan kita tetap terjaga dengan cara dan proses yang kita lakukan, lakukan edukasi kepada pemilih pemula yang akan menjadi pemilih pada Pemilu 2029 mendatang”. Harap Ketua.
Sedangkan Anggota, Lolly Suhenty menyampaikan bahwa kegiatan ngabuburit ini merupakan momentum tepat bagi pengawas Pemilu untuk mengingatkan kembali tentang pengabdian kita pada lembaga Bawaslu.
Sumpah janji dan komitmen menjadi penting karena di era sekarang Bawaslu sedang mendapat sorotan dan kritik, namun demikian sorotan dan kritik merupakan bagian penting dari partisipasi publik dalam mamantau kinerja lembaga pengawas Pemilu.
Dorongan juga disampaikan oleh Totok Hariyono yang juga Anggota Bawaslu. Dia menyampaikan selamat menjalankan Puasa Ramadhan bagi umat Islam dan Rabu-Abu bagi Umat Kristiani, semoga mendapatkan hikmahnya. Totok menguraikan bahwa momentum Proklamasi Kemerdekaan dikumandangkan pada saat bulan Ramadhan, itu berarti bulan Ramadhan memberikan spirit keberanian untuk pembebasan demokrasi terhadap nilai-nilai yang tidak demokratis seperti oligarkhi, otoritarianisme/diktator, terbatasnya kebebasan sipil serta absennya partisipasi masyarakat.
Pembukaan Kickoff Ngabuburit Pengawasan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Ketua Rahmat Bagja didampingi oleh Anggota dan Sekretaris Jenderal beserta jajaran sekretariat jenderal.
*Salam_Awas*
Penulis dan Foto: Alwan Arakian / T@ta Nano
Editor: Humas Bawaslu Lembata