Lompat ke isi utama

Berita

Lanjutkan FGD Di Lewoleba Utara, SDM Penyelenggara Ad Hoc Jadi Sorotan

Bawaslu Lembata bersama Tim dalam diskusi FGD dengan Pemerintah dan Masyarakat Kelurahan Lewoleba Utara

Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_Bawaslu Kabupaten Lembata terus menggeliat di tengah masyarakat dengan bertatap muka langsung bersama warga masyarakat di masa non tahapan Pemilu maupun Pemilihan ini. Kali ini masyarakat Lewoleba Utara Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata yang dikunjungi dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Kantor Lurah Lewoleba Utara, Selasa (12/08).

Bawaslu hadir untuk berdiskusi lebih dekat dengan masyarakat terkait pelaksanaan Pemilu/Pemilihan sebelumnya yang mana tentu dalam pelaksanaannya ada kendala atau hambatan yang dialami warga pemilih. Diskusi dikemas dalam nuansa kekeluargaan dan memberi ruang seluas-luasnya kepada masyarakat yang hadir untuk memberi saran, kritik, masukan berkaitan dengan proses pemilu/pemilihan yang sudah berlangsung. Salah satu soroton dari masyarakat dalam diskusi tersebut adalah kapasitas sumber daya penyelenggara ad hoc baik teknis maupun pengawas. 

Tim Bawaslu Lembata dipimpin oleh Ketua Thomas Febry B. Ala dan Anggota, Indah Purnama Dewi bersama 4 (empat) orang staf. Dari pihak kelurahan hadir Lurah, Sekretaris Lurah, Perangkat Kelurahan serta para tokoh yang terundang.

Mengawali sambutan Indah Dewi menyampaikan terima kasih atas kesedian waktu dan tempat untuk pelaksanaan kegiatan FGD di Kelurahan Lewoleba Utara. 

Anggota Bawaslu Kabupaten Lembata

“Pertama-tama atas nama lembaga, kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan ini. Kita semua telah menggunakan hak pilih dan pemimpin kita juga sudah terpilih tetapi proses demokrasi masih terus berjalan. Oleh karna itu pada kesempatan ini kami perlu menyampaikan bahwa pengawasan masih tetap berlanjut di masa non-tahapan. Saat ini Bawaslu sedang melakukan riset berkaitan dengan partisipasi masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran pada tahapan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah pada tahun 2024. Kami perlu mendengar banyak masukan dari Bapak/Ibu sekalian untuk menjadi bahan refleksi dan bahan evaluasi demi perbaikan dan pembenahan pada Pemilu/Pemilihan mendatang”. Kata Indah.

Thomas Febry selaku Ketua Bawaslu Lembata dalam FGD ini, tidak sungkan mengajak semua yang hadir agar dengan caranya masing-masing selalu terlibat dalam hajatan demokrasi karena menurutnya, suksesnya demokrasi perlu campur tangan semua elemen untuk mengawasi, mencegah bahkan melaporkan kepada Bawaslu jika ada dugaan pelanggaran. 

Selain itu Febry juga menguraikan beberapa hal penting terkait langkah dan strategi pencegahan yang dilakukan Bawaslu, mekanisme perekrutan dan pengkapasitasan panitia ad hoc tingkat kecamatan, desa/kelurahan serta pengawas TPS. Lebih lanjut Febry memaparkan terkait proses pemutakhiran data pemilih dan pembenahan saksi parpol.

Ketua dan Anggota Bawaslu Lembata dalam Diskusi

Di akhir penjelasannya, Febry  menyampaikan secara garis besar terkait tujuan FGD tersebut. Selain untuk kepentingan riset, FGD ini juga dimaksudkan untuk memetakan karakteristik permasalahan yang  dihadapi oleh masing-masing desa/kelurahan berdasarkan pelaksanaan Pemilu/Pemilihan sebelumnya agar intervensi program yang dilakukan Bawaslu kedepannya tepat sasaran.

Yohanes Gala Blikololon sebagai Lurah Lewoleba Utara menyampaikan terima kasih atas hadirnya Tim  Bawaslu Lembata untuk melakukan evaluasi bersama. Harapannya agar Bawaslu bersama jajaran terus memberikan edukasi kepada warga pemilih terkait Pemilu/Pemilihan.

“Kita berkumpul kembali untuk melaksanakan evaluasi proses Pemilu dan Pilkada yang alhamdulillah berjalan lancar.

Terima kasih kepada Bawaslu yang telah datang untuk melakukan evaluasi yang mana ada PSU yang dilakukan di Lewoleba Utara dan Lewoleba Timur. Kepada para Tokoh yang hadir, mari kita memberi masukan untuk perbaikan kedepannya. Kalau kita melakukan proses Pemilu/Pemilihan dengan baik pasti melahirkan pemimpin yang baik”. Imbau Lurah.

Penulis dan Foto : Alwan Arkian & Lamawuran Libert

Editor : Uran Koban

Tag
Lolly Suhenty