Lompat ke isi utama

Berita

Lanjutkan Project Bawaslu Mengajar Di PGRI Lewoleba, Bawaslu Lembata Kembali Libatkan KPU

Staf Bawaslu dalam proses pembelajaran

Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_Bawaslu Kabupaten Lembata kembali melanjutkan project Bawaslu mengajar dan kali ini berlangsung di Sekolah Menengah Atas Swasta PGRI Swastika Lewoleba, Sabtu (27 September 2025).

Kegiatan mengajar ini merupakan lanjutan Project Bawaslu Mengajar yakni mengedukasi pemilih pemula pada lembaga pendidikan menengah atas. Edukasi yang kedua untuk anak didik yang tergolong dalam usia pemilih (pemilih pemula dan muda) di SMA Swasta PGRI Swastika Lewoleba ini, Bawaslu Lembata kembali melibatkan narasumber eksternal yakni KPU Kabupaten Lembata.

Anggota KPU Lembata

Pelibatan KPU Lembata yang ketiga kalinya ini adalah bukti keseriusan Bawaslu Lembata untuk terus menggalang dan membangun kemitraan dengan stakeholder terkait sebagai upaya untuk mengedukasi pemilih pemula yang telah memasuki usia pemilih dan bahkan berpotensi menjadi pemilih pada Pemilu/Pemilihan mendatang. Sebelumnya Bawaslu Lembata juga melibatkan KPU Lembata dalam kegiatan edukasi ini di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 1 Nubatukan dengan materi edukasi yang sama yakni sejarah Pemilu di Indonesia.

Selain KPU Lembata, project Bawaslu mengajar juga akan melibatkan narasumber eksternal yakni pegiat Pemilu lainnya sebagai upaya bersama dalam persiapan pemilih khususnya pemilih pemula yang baru pertama mengikuti proses Pemilu/Pemilihan.

Hadir dalam pembelajaran kedua di SMA Swasta PGRI Swastika Lewoleba, Tim Bawaslu Lembata ; Yanuarius Uran Koban, Arnoldus Wua dan Alwan Arakian. Sementara Tim KPU Lembata; Anggota Paulina Y. B. Tokan bersama Kasubag Hukum Junadi Wongso serta Staf Alberto Lein.

Sebelum penyampaian materi oleh KPU Lembata, kepada peserta didik Bawaslu Lembata menjelaskan terkait topik yang akan dipelajari yakni  sejarah pelaksanaan Pemilu Indonesia.

proses pembelajran

Dalam pemaparan materinya,  Paulina Y. B. Tokan selaku anggota KPU Lembata menggambarkan dinamika sejarah kepemiluan di Indonesia pada setiap periodenya,  mencakup pemimpin terpilih serta tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya.

Ina Tokan, sapaan akrabnya,  mengklasifikasikan Pemilu dalam 3 (tiga) masa yakni Pemilu orde lama, orde baru dan orde reformasi.

Ia juga menguraikan  pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah dengan masing-masing output yang dicapai yakni Pemilu memilih Presiden/Wakil Presiden, DPR, DPD, DPRD, sementara Pemilihan memilih Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota.

Penulis dan Foto : Alwan Arakian & Tata nano

Edtor : Uran Koban