Safari Ke Mantan Anggota Bawaslu Lembata, Pengawas Pemilu Ingin Dengar Apa Kata Mereka?
|
Hadir bersama tim, Anggota Bawaslu Kabupaten Lembata Muhammad Rifai kepada Lamber Kolin (sapaannya) menyampaikan terima kasih atas pertemuan ini. Katanya momentum non tahapan, pengawas Pemilu harus terus membangun konsolidasi bersama masyarakat sipil baik perseorangan maupun kelompok dan pemangku kepentingan lainnya.
"Terima kasih atas waktu dan kesempatan ini. Di masa non tahapan ini, kami akan terus melakukan safari demokrasi, mendatangi dan bahkan mengundang semua pemangku kepentingan dan juga masyarakat sipil untuk berdiskusi membahas isu-isu demokrasi dan kepemiluan aktual guna memperoleh pemahaman komprehensif mengenai dinamika, tantangan serta potensi kerawanan yang berkembang dalam praktik demokrasi dan penyelenggaraan Pemilu". Urai Rifai.
Langkah ini menurut Rifai untuk dijadikan dasar bagi Bawaslu dalam perumusan kebijakan pengawasan, strategi pencegahan dan penindakan serta penguatan tata kelola Pemilu yang bertujuan memperkokoh demokrasi.
Sebagai mantan penyelenggara (pengawas), Bala Kolin tekankan pentingnya Bawaslu lakukan langkah pencegahan secara masif, baik langsung maupun melalui media sosial Bawaslu Lembata serta media lokal.
"Bawaslu Lembata harus utamakan langkah pencegahan sesuai dengan perubahan regulasi. Gencarkan pencegahan sebelum penindakan, untuk itu semua bentuk kegiatan yang dilakukan harus dipublikasikan. Publikasi ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat Lembata harus juga libatkan media lokal kita". Imbuh Bala Kolin.
Salah satu kegiatan yang dilakukan Bawaslu Lembata menurut Lamber yakni podcast bersama partai politik. Katanya bahwa Bawaslu Lembata harus bangun familiar dengan semua partai di Lembata. Jangkau semua partai, perlakukan semua sama, pasti Pemilu/Pemilihan sukses dan berintegrits.
Penulis dan Foto : Alwan Arakian dan Nano
Editor : ALwan Arakian