Bawaslu Provinsi NTT Gelar Kick Off Tanda Dimulainya Orientasi PPPK Tahun 2026
|
Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar kick off pertanda dimulainya Orentasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 lingkup Bawaslu se – NTT, Rabu, 1 Juli 2026.
Orientasi ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pegawai fungsional melalui metode pelatihan yang sistematis. Merupakan kegiatan resmi yang diselenggarakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kebijakan pelaksanaannya ditetapkan oleh Bawaslu RI dan kemudian didelegasikan kepada Bawaslu Provinsi untuk diselenggarakan di daerah.
Terlibat dalam kick Off ini dari Bawaslu NTT, Ketua Nonato Da Purificacao Sarmento, Ignasius Jani selaku Kepala Sekretariat dan para Kepala Bagian serta Staf Bawaslu NTT. Juga dari Bawaslu Kabupaten/Kota Ketua bersama Anggota, Kepala/Koordinator Sekretariat serta Staf PPPK via zoom.
Bawaslu Kabupaten Lembata yang hadir mengikuti kick Off yakni Ketua, Thomas Febry Bayo Ala, Koordinator Sekretariat Antonius Irenaeus Lanang serta Staf PPPK diantaranya Alwan Arakian, Ama Wahid Raya Atawatun, Kayetanus Boli Nunang, Titus Tueng Tereng, Teresia Jawa, Petrus Suban Lamakraja, Liberius Senari Asan Lamawuran dan Yoseph Laba.
Ignas Jani dalam kesempatan ini, menyampaikan bahwa orientasi dilakukan seharusnya terpusat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Bawaslu RI, namun didelegasikan ke Bawaslu Provinsi untuk menjalankannya, tetapi Bawaslu RI tetap mengendalikan kegiatan sesuai panduan sistematis pedoman puslitbangdiklat.
“Semestinya orientasi kegiatan ini dilakukan di awal setelah pelantikan, namun ada kendala teknis sehingga baru bisa dilakukan sekarang. Seluruh pegawai PPPK wajib mengikuti seluruh pelatihan sesuai timeline dengan memperhatikan item kriteria penilaian untuk menentukan kelulusan meliputi sikap selama mengikuti kegiatan dengan bobot penilaian 20%, Learning Management System (LMS) dengan bobot penilaian 50% dan kedisiplinan dengan bobot penilainnya 30%,” Kata Kasek Ignas.
Pesan Kasek, agar seluruh peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan penuh tanggung jawab agar memperoleh hasil yang maksimal dan dapat dinyatakan lulus pada akhir pelaksanaan orientasi.
kick Off ini dibuka oleh Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento. Dalam sambutannya, Nato (demikian sapaanya) menekankan bahwa pelaksanaan orientasi ini bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wahana untuk mempersiapkan sumber daya manusia Bawaslu yang memiliki kapasitas, integritas dan profesionalitas yang semakin baik, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.
”Selain penilaian yang telah disampaikan sebelumnya, terdapat pula komponen penilaian lainnya yang harus dipenuhi oleh seluruh peserta. Setiap peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara profesional, disiplin dan bertanggung jawab. Untuk itu, baik peserta yang bertugas di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diharapkan mampu menunjukkan kinerja terbaik selama mengikuti orientasi ini. Hasil yang diperoleh bukan hanya menjadi bagian dari penilaian, tetapi juga menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan ke depan,” Ungkap Nato.
Harap Nato, seluruh peserta memiliki pemahaman yang semakin baik mengenai peran strategis Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi, memperkuat fungsi pengawasan serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan kepemiluan di masa yang akan datang.
*Salam_Awas*
Penulis dan Foto: Alwan Arakian / T@ta Nano
Editor: Humas Bawaslu Lembata