Lompat ke isi utama

Berita

Didatangi Tim Bawaslu Lembata, Dikson; Masyarakat Bukan Penonton Tetapi Harus Jadi Mata dan Telinga Bawaslu

Bawaslu Lembata Diskusi dengan Mantan Anggota Panwaslu

Muhammad Rifai bersama Tim diksusi dengan Mantan Anggota Panwalsu Kecamatan Nagawutung di  Desa Wuakerong

Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_Selesai berdiskusi dengan Ketua BKMT Lembata, Tim Bawaslu Lembata melanjutkan konsolidasi demokrasi ke Desa Wuakerong Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Diskusi bersama Mantan Anggota Panwaslu Kecamatan Nagawutung ini berlangsung di kediamannya, Senin (4/5/2026), 

​Kepada Anggota Bawaslu Kabupaten Lembata Muhammad Rifai bersama Tim, Tarsisius Deona (Dikson) menyampaikan apresiasi atas kerja masif yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Lembata di masa non tahapan. Katanya ini merupakan langkah Bawaslu Lembata dalam menggerakan semua stakeholder agar berperan aktif dan sadar akan pentingnya demokrasi yang berkualitas. Menurutnya masyarakat bukan lagi penonton tetapi harus menjadi mata dan telinga Bawaslu.

​"Saya selalu mengikuti kerja-kerja Bawaslu Kabupaten Lembata di masa non tahapan ini melalui media sosial lembaga, edukasi politik kepada pemilih pemula dan berdiskusi dengan semua stakeholder sangat luar biasa. Juga terus memastikan keakurasian data pemilih melalui pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta kegiatan lainnya,” Ungkap Dikson

Harap Dikson, Bawaslu Lembata tetap konsisten mensosialisasikan tugas-tugas pengawasan kepada masyarakat, dan jika masyarakat paham apa yang diawasi dan apa yang dilarang, demokrasi semakin sehat. Ia menambahkan bahwa dengan sosialisasi yang masif, masyarakat akan memiliki 'imunitas' terhadap praktik-praktik yang mencederai demokrasi seperti politik uang dan berita bohong (hoaks).

Bawaslu Lembata Diskusi Bersama Mantan Anggota Panwaslu Kecamatan Nagawutung

Atas apresiasi serta harapan Dikson, Rifai menyampaikan terima kasih atas apresiasi serta dukungannya. Kata Rifai, pengawasan yang ideal adalah pengawasan yang melibatkan rakyat secara aktif, Bawaslu tidak mungkin mengawasi setiap jengkal wilayah tanpa bantuan masyarakat, masukan untuk lebih masif melakukan sosialisasi, Bawaslu Lembata akan tindak lanjuti dengan program-program edukasi yang lebih kreatif dan menyentuh semua lapisan warga di Kabupaten Lembata.

​"Kami sangat mengapresiasi atas masukan dari Bapak Dikson. Bagi kami Bawaslu, langkah pencegahan harus dilakukan secara masif, sosialisasi tugas pengawasan adalah mandat yang harus terus dilakukan, terutama di masa non tahapan seperti sekarang. Kita harus membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan, memastikan pelaksanaan demokrasi harus jujur dan adil," ungkap Rifai.

​​Komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi antara Bawaslu Kabupaten Lembata dan para mantan penyelenggara demi menjaga marwah demokrasi di tanah Lembata menjadi akhir dari diskusi ini.

*Salam_Awas*

Penulis dan Foto: Nurani Tokan / T@ta Nano

Editor: Humas Bawaslu Lembata