Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Program Kegiatan Divisi P2H, Amrunur Instruksikan Segera Bentuk Kampung Pengawasan Partisipatif

Zoom Rapat Konsolidasi Program/Kegiatan 2026

Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas menggelar Rapat Konsolidasi Program Kegiatan Divisi Tahun 2026 melalui daring (zoom), pada Selasa, 27 Januari 2026.

Kepada 8 (delapan) Bawaslu Kabupaten yang hadir selaku peserta rapat yakni Lembata, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Sabu Raijua, Sumba Barat Daya dan Timor Tengah Utara, Amrunur Muh Darwan, S.Si minta untuk segera di bentuk kampung pengawasan partisipatif. 

"Saatnya kita harus segera bentuk kampung pengawasan partisipatif di masa non tahapan ini. Dalam kesempatan pertama, 1 Kabupaten/Kota 1 kampung pengawasan yang akan menjadi model untuk pengembangan ke depan". Itu yang diinstruksikan Amrunur dalam arahan membukan rapat. 

Selanjutnya peserta rapat (8 Kordiv P2H/HP2H Kabupaten) mempresentasikan program inovasi masing-masing yang telah disampaikan sebelumnya kepada Divisi P2H Bawaslu NTT. 

Dari Lembata, Muhammad Rifai dalam presentasinya, bertekad untuk terus melanjutkan Project Bawaslu Mengajar dengan sasaran pemilih pemula di lembaga pendidikan menengah atas yang sudah tergolong usia pemilih dan berpotensi menjadi pemilih pada Pemilu mendatang.

Kordiv HP2H Bawaslu Lembata Ikut Zoom

 

"Untuk Lembata, kami tetap lanjutkan Project Bawaslu Mengajar dengan menyasar lembaga pendidikan menengah atas lainnya di wilayah Kabupaten Lembata.  Selain itu kami juga akan membangun kerjasama dengan mitra atau stakeholder lainnya yang akan diperkuat dengan MoU". Ujar Rifai.

Terhadap presentase peserta, Amrunur kembali menegaskan bahwa yang sudah direncanakan harus segera ditindaklanjut (aktualisasi) pada tingkat lapangan. 

"Tetap semangat dalam bekerja, menej secara baik, rencanakan secara baik, lakukan secara baik dan evaluasi serta tanggungjawab secara baik pula". Imbuh Amrunur. 

Zoom Bersama Bawaslu NTT

Dia juga instruksikan untuk masing-masing Kabupaten/Kota petakan kerawanan sub dimensi data pemilih, buatkan posko aduan berbasis digital, libatkan komunitas masyarakat, sahabat difabel dan kelompok rentan lainnya dalam pengawasan partisipatif dan tingkatkan pojok pengawasan pada ruang publik. 

Selaku Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu NTT, Denny Fanny Matulessi dalam rapat ini juga mengajak staf pengawasan baik pada Bawaslu NTT dan juga Bawaslu Kabupaten/Kota untuk terus memberikan dukungan kepada komisioner masing-masing dalam tugas dan fungsi pengawasan.

"Sebagai sekretariat terus memberikan dukungan administrasi dan lainnya, lakukan inovasi dalam kerja pengawasan dan pencegahan di masa non tahapan ini. Terus juga Lakukan sosialisasi, edukasi dan diskusi bersama mitra kita terkait”. Kata Kabag.

*Salam_Awas*

Penulis dan Foto: Alwan Arakian / @ma Wahid RA.

Editor: Humas Bawaslu Lembata