Persiapan Perekrutan P2P Tahun 2026, Rifai; Pastikan Keterwakilan Kelompok Difabel dan Perempuan Terpenuhi
|
Lewoleba, 27 April 2026 — Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lembata Muhammad Rifai memimpin rapat divisi pemantapan persiapan perekrutan P2P 2026 berlangsung di ruang kerjanya.
Dalam sambutannya, Dia menekankan pentingnya proses seleksi yang inklusif dan berkeadilan serta mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar memastikan keterwakilan kelompok difabel dan perempuan dalam setiap tahapan perekrutan.
Menurut Rifai, keberagaman dalam tubuh pengawas partisipatif merupakan kunci untuk memperkuat kualitas demokrasi dan pengawasan Pemilu yang lebih menyeluruh.
“Kami berharap proses perekrutan ini tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas serta keterwakilan semua elemen masyarakat, termasuk kelompok difabel dan perempuan yang selama ini sering terpinggirkan”. Ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif kelompok rentan akan memberikan perspektif yang lebih luas dalam mengawal jalannya Pemilu, dengan demikian pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mampu menjangkau isu-isu sosial yang kerap luput dari pengawasan.
*Salam_Awas*
Penulis dan Foto: HBL Lembata
Editor: Humas Bawaslu Lembata