Rapat Divisi HP2H Bahas Rencana Uji Petik Pemilih, Konsolidasi Demokrasi dan Project Bawaslu Mengajar
|
Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lembata melalui Divisi Hukum, Pencegahan, Partispasi masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H) menggelar rapat internal, Senin, 06 Juli 2026.
Rapat membahas rencana kerja divisi yang mencakup Uji Petik Pemilih, pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi serta pengembangan Project Bawaslu Mengajar dan juga evaluasi kehumasan sepeken terakhir.
Selaku Kordiv, Muhammad Rifai menegaskan bahwa pasca pelaksanaan pleno penetapan PDPB untuk triwulan II tahun 2026 dan memasuki triwulan III, Bawaslu Lembata harus mulai melakukan penjemputan data pemilih secara langsung di lapangan sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
“Penjemputan data dilakukan dengan mendatangi sejumlah desa dan kelurahan untuk memperoleh informasi terkini terkait perubahan data penduduk yang berpotensi memengaruhi daftar pemilih. Informasi tersebut meliputi pemilih yang telah meninggal dunia, pindah domisili, beralih status menjadi anggota TNI/Polri, pemilih pemula yang telah memenuhi syarat, maupun perubahan data kependudukan lainnya,” Jelas Rifai.
Katanya penjemputan data ini, pengawas berkoordinasi dengan pemerintah desa, aparat kelurahan, serta pemangku kepentingan lainnya guna memperoleh data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil pengawasan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan analisis dan rekomendasi dalam pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Selain penjemputan data pemilih yang mengalami perubahan, juga dilakukan konsolidasi demokrasi dengan melibatkan stakeholder di desa/kelurahan untuk mendapatkan harapan, saran serta menggambarkan informasi kepemiluan terkini dalam rangka penguatan demokrasi menjelang tahapan Pemilu yang akan datang.
Sementara terkait Project Bawaslu Mengajar, Bawaslu Lembata akan melakukan koordinasi dengan pihak lembaga pendidikan menenga atas untuk memberikan edukasi kepada pemilih pemula yang tergolong dalam usia pemilih dan akan menjadi pemilih pada Pemilu/Pemilihan mendatang.
Terkait Project Bawaslu Mengajar ini, proses edukasi seperti halnya yang telah dilakukan pada lembaga pendidikan menenga atas sebelumnya yakni di Smater Don Bosco Lewoleba, SMA Negeri 1 Nubatukan, SMA Negeri 2 Nubatukan dan SMA PGRI Swasthika Lewoleba.
Untuk kehumasan Bawaslu Lembata dalam evaluasi ini, Kordiv Rifai menyampaikan bahwa, selain mempublikasikan kegiatan yang telah dilakukan meliputi rapat penguatan kelembagaan, sosialisasi, edukasi, pengawasan, pencegahan serta koordinasi antar lembaga, juga harus dilakukan kegiatan inovasi.
Menurutnya, kegiatan inovasi yakni pembuatan vidio konten untuk memperkuat literasi kepemiluan kepada masyarakat. Melalui konten video yang menarik dan informatif, pesan-pesan kepemiluan dapat diterima lebih luas oleh masyarakat. Edukasi tidak hanya dilakukan melalui tatap muka, tetapi juga memanfaatkan teknologi informasi agar lebih efektif dan mudah diakses.
*Salam_Awas*
Penulis dan Foto: Alwan Arakian / T@ta Nano
Editor: Humas Bawaslu Lembata