Visitasi KPU dan Bawaslu ke DPC Partai Hanura, Perkuat Sinergi Menuju Pemilu 2029 yang Berintegritas
|
Lewoleba, Humas Bawaslu Lembata_Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lembata bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lembata melaksanakan kegiatan visitasi ke Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Lembata, Selasa (30/6).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang lebih erat antara penyelenggara pemilu dengan partai politik sebagai peserta pemilu dalam menghadapi Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029.
Rombongan KPU dan Bawaslu diterima langsung oleh Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Lembata, Ayub Badhy Watung, didampingi Sekretaris DPC Ata Gabriel, S.Pd., serta para penasehat partai, Yoseph Meran Lagaor dan Alex Making.
Dalam sambutannya, Ketua DPC Partai Hanura Ayub Badhy Watung menyampaikan apresiasi atas kunjungan KPU dan Bawaslu yang dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menyamakan persepsi mengenai berbagai regulasi kepemiluan.
“Kehadiran KPU dan Bawaslu merupakan kehormatan bagi kami. Kami berkomitmen membangun sinergi yang baik dengan penyelenggara pemilu agar setiap tahapan pemilu dapat berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan demokratis,” ujarnya.
Ayub juga menegaskan bahwa kepengurusan baru DPC Partai Hanura periode 2025–2030 telah memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Ia menyampaikan bahwa setelah pelantikan kepengurusan, pihaknya akan segera melakukan pemutakhiran data melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua KPU Kabupaten Lembata, Idris Beda, menjelaskan bahwa kegiatan visitasi merupakan bagian dari upaya KPU membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan seluruh partai politik.
“Kami ingin memastikan komunikasi tetap terjalin meskipun tahapan pemilu belum dimulai. Keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab KPU dan Bawaslu, tetapi membutuhkan dukungan seluruh partai politik dan masyarakat,” katanya.
Idris menjelaskan bahwa KPU terus melaksanakan program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), pendidikan pemilih, serta pemutakhiran data partai politik melalui Sipol sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan tertib administrasi kependudukan, khususnya kepemilikan KTP elektronik, karena data kependudukan yang akurat akan berpengaruh terhadap kualitas daftar pemilih, alokasi kursi DPRD, hingga berbagai kebijakan pembangunan daerah.
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Lembata, Ibrahim Kader, memaparkan sejumlah isu strategis yang perlu dipersiapkan sejak dini. Di antaranya pemutakhiran data kepengurusan partai politik, pemenuhan keterwakilan perempuan minimal 30 persen, kesiapan pengelolaan Sipol, hingga pentingnya penataan daerah pemilihan (dapil) berdasarkan prinsip kesetaraan nilai suara, proporsionalitas, kesinambungan, dan integritas wilayah.
Ia juga mendorong partai politik memperkuat kaderisasi serta mempertimbangkan pencalonan di seluruh daerah pemilihan sebagai strategi meningkatkan perolehan suara dan memperkuat representasi politik.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota KPU Paulus Djuang menekankan pentingnya pendidikan pemilih, khususnya bagi generasi muda, sebagai investasi demokrasi jangka panjang.
Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat sehingga budaya demokrasi dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Sementara itu, Pelaksana Harian Ketua Bawaslu Kabupaten Lembata, Indah Purnama Dewi, menyampaikan bahwa kegiatan visitasi menjadi ruang dialog untuk menghimpun berbagai masukan dari partai politik sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu.
“Bawaslu terus mengedepankan strategi pencegahan dalam melaksanakan fungsi pengawasan. Kami ingin memastikan potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini melalui sosialisasi, koordinasi, dan pengawasan partisipatif,” ujarnya.
Indah juga mengajak seluruh partai politik untuk bersama-sama menghadapi tantangan demokrasi di era digital, khususnya maraknya penyebaran hoaks, disinformasi, dan penyalahgunaan teknologi yang berpotensi memengaruhi kualitas pemilu.
Selain itu, Bawaslu mengapresiasi komitmen Partai Hanura dalam memenuhi keterwakilan perempuan dan mendorong agar perempuan terus diberikan ruang yang lebih luas dalam kepengurusan, pendidikan politik, maupun pencalonan pada pemilu mendatang.
Pada sesi diskusi, Partai Hanura menyampaikan sejumlah masukan kepada KPU dan Bawaslu. Di antaranya pentingnya menjaga independensi penyelenggara pemilu, meningkatkan kapasitas badan ad hoc, memperkuat pendidikan politik kepada masyarakat hingga tingkat desa, serta memperketat pengawasan terhadap praktik politik uang yang dinilai masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan pemilu.
Partai Hanura juga menyoroti pentingnya pembinaan terhadap seluruh partai politik, termasuk partai yang belum memperoleh kursi di DPRD, agar tetap memiliki kesempatan meningkatkan kapasitas kelembagaan dan pendidikan politik kepada masyarakat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, KPU Kabupaten Lembata menegaskan komitmennya untuk terus menjaga independensi, profesionalitas, dan pelayanan kepada seluruh peserta pemilu secara adil tanpa membeda-bedakan. Berbagai masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu 2029.
Di sisi lain, Bawaslu menegaskan bahwa setiap masukan dari partai politik merupakan bagian penting dalam memperkuat kualitas pengawasan pemilu. Bawaslu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam mengawasi setiap tahapan pemilu sebagai bagian dari upaya mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Melalui kegiatan visitasi ini, KPU, Bawaslu, dan Partai Hanura sepakat memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi sebagai fondasi bersama dalam mempersiapkan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2029 yang semakin berkualitas, demokratis, inklusif, serta dipercaya oleh masyarakat.
*Salam_Awas*
Penulis dan Foto: P3S Bawaslu Lembata
Editor: Indah Purnama Dewi